Kamis, 27 Juli 2017

  • UNIKOM
  • Kampus UNIKOM
  • Kuliah Online UNIKOM
  • Nilai Online UNIKOM
  • SIMEP UNIKOM
  • Pasca Sarjana UNIKOM
14 Maret 2014 11:02:25

Gubernur Jawa Barat dan Bupati Purwakarta ke UNIKOM

Pada Hari Selasa tanggal 4 Maret 2014, Gubernur Jawa Barat, Achmad Heryawan, Lc., mengadakan kunjungan ke Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Gubernur hadir memenuhi undangan dari Panitia Pra Temu dan Seminar BEM Nusantara yang dilaksanakan pada 4 - 6 Maret 2014 dan dilangsungkan di beberapa tempat, dan Unikom mendapat kesempatan untuk menjadi tempat penyelenggaraan hari pertama. Panitia penyelenggara merupakan gabungan dari BEM beberapa perguruan tinggi di Bandung.

Pra Temu BEM Nusantara ini dihadiri oleh perwakilan BEM dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua dan lainnya. Dalam sambutannya, Andre Lukman sebagai Ketua Pelaksana antara lain menuturkan bahwa Tahun 2014 merupakan tahun penentuan untuk mencari dan menetapkan sosok pemimpin yang tepat untuk dapat menjalankan pemerintahan yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 45. Sambutan berikut disampaikan oleh Koordinator BEM Nusantara Wilayah Jawa, Sukadi, yang mengajak BEM dan aktivis untuk berperan aktif dan berkontribusi bagi bangsa dan Negara, serta menyatukan kaum muda yang berniat mempersatukan bangsa dan Negara.

Rektor Unikom, Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, yang membuka acara, berharap agar semangat muda tetap dipertahankan untuk dapat melakukan kreasi, inovasi, dan memiliki kemauan belajar yang kuat untuk maju, untuk mengangkat harkat martabat bangsa. Rektor juga berpandangan bahwa Indonesia perlu pemimpin yang amanah dan mengayomi, yang dapat dijadikan contoh teladan, sehingga bangsa Indonesia bisa merasa bangga berdiri sama tegak dengan bangsa maju lainnya.

Selanjutnya Gubernur Jawa Barat memberikan Studium General yang berjudul “Merangkai Peta Ekonomi di Indonesia Masa Depan”. Dalam paparannya, antara lain  Gubernur mengatakan bahwa Indonesia sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia, dengan 17 ribu pulaunya, dengan kekayaan sumber alam yang berlimpah, harus dapat menjadi negara industri dan perdagangan yang berhasil. Dan dengan 25% kekayaan ikan di dunia terdapat di Indonesia, maka sumber daya manusia kita harus mampu menguasai teknologi kelautan. Beliau juga menuturkan mengenai Program Unggulan Indonesia Sejahtera.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari Unikom dan dari Panitia Pelaksana kepada Gubernur yang masing-masing diserahkan oleh Rektor Unikom dan Ketua Pelaksana, dan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah.

Malam harinya, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, SH., tiba di Unikom sebagai pemateri mengenai Pembangunan nasional berbasis Kebudayaan. Menurutnya, Indonesia memiliki keragaman budaya yang luar biasa, sehingga kerangka berpikir kebudayaan yang bersifat kedaerahan tidak dapat dibawa ke tingkat nasional. Beliau juga berpandangan bahwa demokrasi yang berharap pada satu sosok/tokoh akan menjadi demokrasi yang gagal, karena seharusnya demokrasi diletakkan pada sistem bukan perorangan.

Baik Gubernur Jawa Barat maupun Bupati Purwakarta memberikan waktu untuk menerima dan menjawab pertanyaan dari para peserta yang dengan antusias berdialog dengan kedua pemimpin di atas.

Bupati Purwakarta juga menerima cindera mata dari Rektor Unikom dan Panita Pelaksana dan diakhiri dengan sesi foto bersama.